Posts

TETAPLAH DI SINI

TETAPLAH DI SINI (KH. RAHMAT ABDULLAH) Teraplah di sini... Di jalan ini, bersama Kafilah Dakwah ini Seberat apapun perjalanan yang harus ditempuh... Sebesar apapun pengeorbanan untuk menembusnya... Tetaplah di sini... Jika bersama Dakwah saja engkau serapuh itu... Sekuat apa kau jika seorang diri? Andaikan dakwah bisa tegak dengan seorang diri, tak perlu Musa mengajak Harun. Tak perlu pula Rasulullah mengajak Abu Bakar untuk menemaninya hijrah. Meskipun pengemban dakwah itu seorang yang ‘alim, faqih dan memiliki azzam yang kuat, tetap saja ia manusia lemah dan akan selalu membutuhkan saudaranya. Meskipun saudaranya itu memiliki banyak keterbatasan, peliharalah ia dan jangan kau siakan saudaramu. Karena ia sangat mahal harganya dan mungkin ialah yang selalu mendoakanmu di setiap langkah-langkahmu. “Ya Allah, muliakanlah saudara-saudaraku di Dakwah ini. Kuatkanlah ikatan ukhuwah di antara kami, Aamiin.” Saat kita bersama ukhuwah itu tentang cinta..

PERNAHKAH BERFIKIR KENAPA KITA DIPERTEMUKAN?

Image
PERNAHKAN BERFIKIR KENAPA KITA DIPERTEMUKAN? ALLAH mempertemukan kita untuk satu alasan. Entah untuk memberi atau menerima. Entah untuk belajar atau mengajarkan. Entah untuk becerita atau mendengarkan. Entah untuk sesaat atau selamanya. Semua tidak ada yang sia-sia, karena Allah yang mempertemukan. Hidup kita saling mengisi, bersinggungan. Bisa jadi kehadiran kita adalah jawaban atas doa-doa sahabat kita. Sebagaimana mereka pun adalah jawaban atas doa-doa kita. Jika sudah menjadi takdir Allah, meski jarak beribu kilometer Kita tetap akan dipertemukan dalam satu ikatan bernama “Ukhuwah”🍃🍃🍃🍃 Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya dianata hamba-hamba Allah terdapat orang-orang yang bukan Nabi, dan bukan pula Syuhada. Tetapi para nabi dan syuhada cemburu pada mereka di hari kiamat nanti, disebabkan kedudukan yang diberikan Alah kepada mereka. “Ya Rasulullah, beritahukanlah kepada kami, siapa mereka?” Ujar sahabat. Rasul...

DAKWAH ADALAH CINTA

Image
DAKWAH ADALAH CINTA Memang seperti itu dakwah. Dakwah adalah cinta. Dan cinta akan meminta semuanya dari dirimu. Sampai pikiranmu. Sampai perhatiamnu. Berjalan, duduk, dan tidurmu. Bahkan di tengah lelapmu, isi mimpimu-mu pun tentang dakwah. Tentang umat yang kau cintai. Lagi-lagi memang seperti itu. Dakwah... Menyedot saripati energi-mu. Sampai tulang belulangmu. Sampai daging terakhir yang menempel di tubuh renta-mu. Tubuh yang luluh lantah diseret-seret... Tubuh yang hancur lebur dipaksa berdiri. Seperti itu pula kejadiannya pada rambut Rasulullah. Beliau memang akan tua juga. Tapi kepalanya beruban karena beban berat dari ayat yang diturunkan Allah. Sebaimana tubuh mulia Umar bin Abdul Aziz. Dia memimpin hanya sebentar. Tapi kaum muslimin sudah dibuat bingung. Tidak ada lagi orang miskin yang bisa diberi sdekah. Tubuh mulia itu terkoyak-koyak. Sulit membayangkan sekeras apa sang Khalifah bekerja. Tubuh yang segar bugar itu sampai rontok. Hanya dalam dua tahu...

JUARA SATU LOMBA PUISI

Image
   IBU (Karya : Departemen Kaderisasi & Namida WA) Ketika mata membuka pertama kali Ada secercah cahaya redup yang menyapa irisku Banyak tanya di benakku, “itu apa?” Kemudian ketika rasa gugup dan takut itu menyapa relung yang berdetak Ada seulas senyum bercampur tetes-tetes asin yang hangat Aku kembali bermonolog, “siapa dia?” Namun, tangisanku menghalau semua jawaban yang nyaris terlontar dari bibir manisnya -- Kemudian... Aku berteriak, wajahku memerah, ada tetes-tetes panas dari permata hitam di wajahku Aku... Menangis, kah? -- Ayunan itu takkan kulupa, tiada hari tanpa senandung lirih darinya Takkan terhapus walau sepersekian detik pun, Ketika pelukan hangat nan lembutnya melahirkan kekuatan baru bagiku, Untuk pertama kali, aku tersenyum -- Kala itu, hujan mengguyur sang Pertiwi Memupuk lembah-lembah Bumiku yang gersang tiada peraduan sejuk Aku berlari, ketakutan! Sungguh takut! Ke mana aku harus mencari pemilik...