PERNAHKAH BERFIKIR KENAPA KITA DIPERTEMUKAN?

PERNAHKAN BERFIKIR KENAPA KITA DIPERTEMUKAN?

ALLAH mempertemukan kita untuk satu alasan. Entah untuk memberi atau menerima.
Entah untuk belajar atau mengajarkan.
Entah untuk becerita atau mendengarkan. Entah untuk sesaat atau selamanya.
Semua tidak ada yang sia-sia, karena Allah yang mempertemukan.

Hidup kita saling mengisi, bersinggungan. Bisa jadi kehadiran kita adalah jawaban atas doa-doa sahabat kita.
Sebagaimana mereka pun adalah jawaban atas doa-doa kita.
Jika sudah menjadi takdir Allah, meski jarak beribu kilometer Kita tetap akan dipertemukan dalam satu ikatan bernama “Ukhuwah”🍃🍃🍃🍃

Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya dianata hamba-hamba Allah terdapat orang-orang yang bukan Nabi, dan bukan pula Syuhada.
Tetapi para nabi dan syuhada cemburu pada mereka di hari kiamat nanti, disebabkan kedudukan yang diberikan Alah kepada mereka. “Ya Rasulullah, beritahukanlah kepada kami, siapa mereka?” Ujar sahabat.
Rasulullah SAW menjawab: “Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah tanpa ada hubungan keluarga dan nasab di antara mereka. Demi Allah, wajah-wajah mereka pada hari itu bersinar bagaikan cahaya di atas mimbar-mimbar dari cahaya. Mereka tidak takut di saat manusia takut, dan mereka tidak sedih di saat manusia sedih.” [HR. Abu Dawud]

Dalam hadits lain disebutkan: “Di sekitar Arsy Allah ada menara-menara dari cahaya, di dalamnya terdapat orang-orang yang berpakaiannya dari cahaya, wajah-wajah mereka bercahaya, mereka bukan Nabi ataupun Syuhada. Para nabi dan syuhada iri kepada mereka”.

Ketika ditanya para sahabat bertanya: “Siapakah mereka itu ya Rasulullah?” Rasulullah menjawab: “Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah, saling bersahabat karena Allah, dan saling berkunjung karena Allah.”

Comments